SARJANA SUJANA

SARJANA SUJANA.

Iklan

SARJANA SUJANA

Berbicara mengenai sarjana, yang pertama terbayang di benak kita adalah seorang lulusan S1 dari salah satu perguruan tinggi. Untuk mendapatkan gelar sarjana, secara normatif dibutuhkan waktu selama empat sampai enam tahun, tetapi ada juga yang menyelesaikannya dalam dua tahun ataupun lebih dari enam tahun. Hal tersebut tergantung dari kebijakan dari perguruan tinggi yang bersangkutan dan usaha-usaha yang dilakukan oleh mahasiswa atau calon sarjana untuk menentukan lama kelulusannya.

Banyak orang tua merasa bangga mempunyai anak seorang sarjana, dan begitu pula dengan mahasiswa merasa senang dan bangga kepada dirinya karena telah menyandang gelar sarjana. Apalagi gelar sarjana tersebut diperoleh dengan waktu yang cepat dan nilai atau prestasi yang diperoleh sangat tinggi, mungkin hal itu cukup bisa untuk dibanggakan. Namun, di balik kesuksesan tersebut akan menimbulkan banyak pertanyaan klasik dan membuat kita menjadi berpikir lebih dalam. Pantaskah kita bangga menyandang gelar sarjana walaupun masih banyak kawan-kawan kita yang nasibnya belum beruntung? Kontribusi apakah yang sudah kita berikan kepada masyarakat dan untuk kemajuan bangsa ini? Apakah kita menerapkan konsep Tri Darma Perguruan Tinggi saat kuliah, penelitian, dan KKN untuk memenuhi persyaratan akademik saja? Apa tanggung jawab moral dan bagaimanakah seharusnya sikap kita setelah menyandang gelar sarjana?
Sebenarnya masih banyak pertanyaan-pertanyaan yang bisa dijadikan bahan untuk intropeksi diri kepada kita para calon sarjana. Mungkin, kita bisa melihat dan mendengar ada beberapa sarjana yang dengan bangga dan sengaja mempublikasikasikan diri karena memperoleh gelar sarjana dengan waktu yang cepat dan prestasi yang cukup tinggi. Apakah kita harus kagum? Hal itu terserah kepada diri kita masing-masing.

Baca lebih lanjut